Angka Kejadian Homoseksual Di Dunia

Angka Kejadian Homoseksual Di Dunia

Homoseksualitas adalah rasa ketertarikan romantis dan/atau seksual atau perilaku antara individu berjenis kelamin atau gender yang sama. Sebagai orientasi seksual, homoseksualitas mengacu kepada “pola berkelanjutan atau disposisi untuk pengalaman seksual, kasih sayang, atau ketertarikan romantis” terutama atau secara eksklusif pada orang dari jenis kelamin sama, “Homoseksualitas juga mengacu pada pandangan individu tentang identitas pribadi dan sosial berdasarkan pada ketertarikan, perilaku ekspresi, dan keanggotaan dalam komunitas lain yang berbagi itu.”

Homoseksualitas adalah salah satu dari tiga kategori utama orientasi seksual, bersama dengan biseksualitas dan heteroseksualitas, dalam kontinum heteroseksual-homoseksual. Konsensus ilmu-ilmu perilaku dan sosial dan juga profesi kesehatan dan kesehatan kejiwaan menyatakan bahwa homoseksualitas adalah aspek normal dalam orientasi seksual manusia. Homoseksualitas bukanlah penyakit kejiwaan dan bukan penyebab efek psikologis negatif; prasangka terhadap kaum biseksual dan homoseksual-lah yang menyebabkan efek semacam itu.[3] Meskipun begitu banyak sekte-sekte agama dan organisasi “mantan-gay” serta beberapa asosiasi psikologi yang memandang bahwa kegiatan homoseksual adalah dosa atau kelainan. Bertentangan dengan pemahaman umum secara ilmiah, berbagai sekte dan organisasi ini kerap menggambarkan bahwa homoseksualitas merupakan “pilihan”.

Istilah umum dalam homoseksualitas yang sering digunakan adalah lesbian untuk perempuan pecinta sesama jenis dan gay untuk pria pecinta sesama jenis, meskipun gay dapat merujuk pada laki-laki atau perempuan. Bagi para peneliti, jumlah individu yang diidentifikasikan sebagai gay atau lesbian — dan perbandingan individu yang memiliki pengalaman seksual sesama jenis — sulit diperkirakan atas berbagai alasan. Dalam modernitas Barat, menurut berbagai penelitian, 2% sampai 13% dari populasi manusia adalah homoseksual atau pernah melakukan hubungan sesama jenis dalam hidupnya. Sebuah studi tahun 2006 menunjukkan bahwa 20% dari populasi secara anonim melaporkan memiliki perasaan homoseksual, meskipun relatif sedikit peserta dalam penelitian ini menyatakan diri mereka sebagai homoseksual. Perilaku homoseksual juga banyak diamati pada hewan.

Banyak individu gay dan lesbian memiliki komitmen hubungan sesama jenis, meski hanya baru-baru ini terdapat sensus dan status hukum/politik yang mempermudah enumerasi . Hubungan ini setara dengan hubungan heteroseksual dalam hal-hal penting secara psikologis. Hubungan dan tindakan homoseksual telah dikagumi, serta dikutuk, sepanjang sejarah, tergantung pada bentuknya dan budaya tempat mereka didapati.] Sejak akhir abad ke-19, telah ada gerakan menuju pengakuan keberadaan dan hak-hak legal bagi orang-orang homoseksual, yang mencakup hak untuk pernikahan dan kesatuan sipil, hak adopsi dan pengasuhan, hak kerja, hak untuk memberikan pelayanan militer, dan hak untuk mendapatkan jaminan sosial kesehatan.

Demografi

  • Data terpercaya tentang ukuran populasi gay dan lesbian sangat penting dalam memberikan informasi kebijakan publik. Misalnya, demografi membantu menghitung biaya dan keuntungan dari manfaat kemitraan domestik, dampak dari legalisasi adopsi anak oleh pasangan gay, dan dampak dari kebijakan militer Amerika Serikat Don’t Ask Don’t Tell. Selanjutnya, pengetahuan tentang ukuran populasi “gay dan lesbian menjanjikan bantuan bagi para ilmuwan sosial memahami beragam pertanyaan penting -pertanyaan tentang kriteria umum pasar tenaga kerja, akumulasi modal, spesialisasi tugas dan peran dalam rumah tangga, diskriminasi, dan pemilihan lokasi geografis.”
  • Namun, terdapat kesulitan dalam mengukur prevalensi homoseksualitas. Penelitian harus mengukur beberapa karakteristik yang dapat atau tidak dapat menentukan orientasi seksual seseorang. Kalangan yang memiliki hasrat sesama jenis mungkin lebih besar dari kalangan orang yang bertindak memenuhi keinginannya itu, yang mungkin juga lebih besar dari kalangan orang yang menyatakan diri sebagai gay/lesbian/biseksual.
  • Pada tahun 1948 dan 1953, Alfred Kinsey melaporkan bahwa hampir 46% dari subjek laki-laki “bereaksi” secara seksual kepada orang-orang dari kedua jenis kelamin dalam perjalanan kehidupan dewasa mereka, dan 37% memiliki, setidaknya, satu pengalaman homoseksual. Metodologi Kinsey ini menuai kritikan.Sebuah penelitian kemudian mencoba menghilangkan bias terhadap sampel, tetapi masih memperoleh kesimpulan yang sama.
  • Perkiraan populasi homoseksualitas eksklusif berkisar antara 1-20 persen dari populasi, biasanya ditemukan lebih banyak populasi gay daripada lesbian.
  • Perkiraan frekuensi aktivitas homoseksual juga bervariasi dari satu negara ke negara lain. Sebuah penelitian tahun 1992 melaporkan bahwa 6,1% laki-laki di Britania Raya telah memiliki pengalaman homoseksual, sementara di Perancis jumlah itu hanya 4,1%.
  • Menurut survei tahun 2003, 12% dari warga Norwegia telah melakukan hubungan seks homoseksual.
  • Di Selandia Baru, sebuah penelitian tahun 2006 menunjukkan bahwa 20% dari populasi secara anonim melaporkan memiliki perasaan homoseksual, beberapa dari mereka mengaku sebagai homoseksual. Persentase individu yang teridentifikasi homoseksual sejumlah 2-3%.
  • Hasil sebuah polling tahun 2008, menunjukkan dimana hanya 6% penduduk Britania Raya menetapkan orientasi seksualnya sebagai homoseksual atau biseksual, lebih dari dua kali angka itu (13%) yang memiliki beberapa bentuk kontak seksual dengan individu berjenis kelamin sama.
  • Pada pemilu AS 2008, berdasarkan hasil pemungutan suara, 4% dari pemilih menyatakan diri sebagai gay, lesbian, atau biseksual, sama seperti pada tahun 2004. Menurut Lembaga Sensus Amerika Serikat pada tahun 2000 ada sekitar 601.209 pasangan rumah tangga tak menikah.
  • Di Britania Raya, hasil survei Kantor Statistik Nasional melansir angka 1,5% gay atau biseksual, dan menunjukkan kesamaan dengan hasil survei lain yang memberi kisaran antara 0,3% dan 3%.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s